Apa Itu The Backrooms? - Bagian 2

"Jika dirimu tidak berhati-hati dan noclip dari kenyataan di area yang salah, dirimu akan berakhir di dalam Backrooms, di mana tiada apa pun selain bau karpet yang lembap, absurditas berwarna kuning tunggal, dan kebisingan lampu neon pada gaungan maksimum yang tiada habisnya di latar belakang, dan terjebak sekitar enam ratus juta mil persegi di ruang hampa yang tersegmentasi secara tak menentu. Semoga Tuhan menyelamatkanmu jika dirimu mendengar sesuatu berkeliaran di sekitarmu, karena sesuatu itu dengan pasti telah mendengarmu …."

Kamu familiar dengan paragraf di atas? Yap, paragraf tersebut adalah awal dari Backrooms yang kita kenal selama ini. Tetapi, apa itu Backrooms? Pertanyaan ini menimbulkan banyak sekali jawaban dari mereka yang mencoba untuk menjelaskan lokasi misterius ini, bahkan sampai mengakibatkan ada banyak sekali penggambaran dari apa itu Backrooms. Tetapi ada satu kesamaan dari semua jawaban itu: "Backrooms merupakan dunia lain yang entah mengapa terasa begitu familiar ketika kita melihat rupanya."

Tidak ada yang tahu asal-usulnya maupun berbagai hal seputar dirinya, yang kita tahu bahwa ia adalah dunia lain yang memiliki ciri khasnya sendiri dan mayoritas wilayahnya terlihat seperti tiruan dari berbagai tempat di Bumi. Berbagai lokasi, atau biasa disebut level, seringkali penampilannya seperti sebuah lokasi asli dari Bumi seolah-olah mereka telah turut berpindah ke Backrooms. Kamu bisa menemukan berbagai struktur yang cukup umum di Bumi seperti rumah, sekolah, kantor, dan lain sebagainya tersebar di dalam Backrooms serta bisa saling berbatasan antara satu dengan yang lainnya. Terkadang mereka akan mengalami perubahan pada beberapa hal sehingga dapat membuatmu menggaruk-garuk kepala, seperti susunan lorong, ruangan, dan berbagai detail lain yang akan membuatmu berpikir "Siapa yang mendesain arsitektur yang seperti ini?"

Kamu bisa saja menemukan berbagai benda yang tampaknya milik seseorang atau benda-benda yang memberi kesan adanya aktifitas yang terjadi di Backrooms. Beberapa dari benda-benda tersebut masih bisa digunakan sedangkan beberapa lagi malah tidak. Ada pula benda-benda yang terletak di tempat-tempat yang tidak seharusnya berada sehingga menambah kekacauan serta ketidakteraturan di Backrooms. Dengan ini menunjukkan bahwa Backrooms selalu memiliki cara untuk membuat dirinya menarik bahkan lewat hal-hal kecil yang mungkin hanya akan kamu abaikan atau malah membuatmu semakin merasa gelisah.

Beberapa lokasi lain justru malah terlihat sangat aneh dan jauh tidak masuk akal, kamu akan berpikir kalau lokasi-lokasi ini berasal dari alam mimpi atau hanya muncul di halusinasi saja yang entah bagaimana menjadi nyata. Entah mengapa rasanya seperti Backrooms mengambil inspirasi dari sebuah lokasi lalu mengubahnya menjadi sesuatu yang baru nan di luar nalar dengan kreatifitasnya sendiri. Pada akhirnya Backrooms memiliki banyak sekali ragam lokasi yang dapat memberi rasa kagum dan penasaran, orang-orang mungkin akan merasa takut dan gelisah, namun mereka akan tetap menjelajah lebih jauh ke dalam tubuh Backrooms sebelum akhirnya mereka menerima Backrooms sebagai rumah baru mereka.

Tidak ada jalan keluar dari Backrooms dan hanya ada hamparan wilayah tanpa batas di dalamnya, kamu akan berakhir terus menjelajah tanpa akhir di dalam kerumitan struktur wilayah yang membentuk labirin tanpa akhir. Kamu akan terus berputar-putar di dalamnya dan merasa ragu apakah kamu sudah membuat kemajuan? Atau kamu telah mengambil jalan memutar yang sedikit lebih jauh hanya untuk kembali ke tempat semula? Hanya akan ada kehampaan yang menemani perjalananmu, rasa tidak nyaman juga akan terus mengganggu tiap langkahmu, dan rasa gelisah terhadap apa pun yang ada di sekitarmu dapat membebani pikiranmu.

Backrooms memang sudah dikenal dalam menguji ketahanan mental dan fisik seseorang, seseorang yang lemah hanya akan berakhir ditelan oleh kedalaman labirin Backrooms yang memang tidak kenal ampun. Backrooms juga akan bermain-main dengan perasaan rindu akan Bumi yang tertanam jauh di alam bawah sadarmu, kamu akan menemukan berbagai struktur yang mirip dengan struktur dari Bumi terutama struktur-struktur yang familiar dengan kehidupanmu di Bumi, lalu secara perlahan Backrooms akan memberimu sebuah pencerahan: "Inilah rumah barumu."


Entah mengapa konsep "familiaritas yang aneh" telah menjadi daya tariknya tersendiri sehingga, walau Backrooms termasuk ke dalam tema dunia lain, Backrooms menjadi bisa dibedakan di antara tema-tema lain yang tidak kalah mencolok. Backrooms yang identik dengan perasaan "familiar namun asing" itu seperti sebuah formula unik yang akan membuatmu merasa memiliki hubungan dengannya yang padahal tidak sama sekali. Berbagai lokasi aneh yang terasa tidak masuk akal maupun terkesan dari alam mimpi juga termasuk ke dalam kategori Backrooms sehingga ia memiliki rentang cakupan konten yang cukup luas. Yang perlu kamu lakukan adalah menemukan formula tersebut lalu menjadikannya ke dalam sebuah tulisan, hanya saja, tidak semua orang akan merasakan perasaan yang kamu rasakan tersebut sehingga jangan berkecil hati jika seseorang menganggap tulisanmu terasa seperti laporan dari sebuah lokasi semata.

Perasaan aneh yang dimunculkan oleh Backrooms memang akan jauh lebih terasa jika itu berupa gambar atau video dibandingkan tulisan, walau demikian bukan berarti kamu tidak boleh menulis sebuah tulisan, buat sebuah tulisan yang akan menjadi alat untuk menyampaikan perasaan dari gambar Backrooms milikmu atau memberikan perasaan dari sebuah tempat yang tidak dapat digambarkan. Menulis karya Backrooms sebenarnya cukup sulit bahkan bagi seorang veteran sekalipun, ini dikarenakan salah sedikit saja maka tulisanmu tidak akan menghasilkan perasaan apa pun sehingga akan terasa hambar, atau malah tema Backrooms-nya berubah menjadi sesuatu yang lain. Kamu hanya harus terus mencoba saja karena siapa tahu akan ada seseorang yang bisa merasakan perasaan yang kamu sampaikan.

Baca Juga:

Unless otherwise stated, the content of this page is licensed under Creative Commons Attribution-ShareAlike 3.0 License