Entitas 12-ID - "Serangga Nirtampak"
penilaian: +3+x


Info

Judul: Entitas 12-ID - "Serangga Nirtampak"
Penulis: Marlin PaskalisMarlin Paskalis
Tahun rilis: 2025

Nomor Entitas: 12-ID

Habitat: Sekitar Lidah Penyekap

Deskripsi:

Serangga Nirtampak merupakan serangga yang tidak dapat dilihat oleh mata. Walaupun begitu, saat berada di dekat suatu koloni, suara dengungan akan terdengar seperti suara sayap serangga. Jumlah serangga dalam satu koloni tidak dapat diperkirakan, tetapi luas koloni terkecil yang telah dikonfirmasi seluas satu ruangan 5x5x4 meter. Uniknya, di sekitar koloni tersebut sudah dipastikan terdapat beberapa Lidah Penyekap bertipe sama. Lidah Penyekap yang berada dalam koloni Serangga Nirtampak akan mengalami perubahan, yaitu pergerakan yang lebih aktif dan lem yang melemah.

Sayangnya, beberapa penyintas masih meragukan akan keberadaan Serangga Nirtampak dan lebih mempercayai akan ada yang namanya sebuah fenomena suara. Akibatnya, eksperimen dilakukan dengan menggunakan obat nyamuk bakar1 pada tempat yang diduga sebagai koloni serangga. Hasil menunjukan hilangnya suara dengung yang mengkonfirmasi akan adanya Serangga Nirtampak. Sampai saat ini, terdapat 15 koloni besar yang tersebar pada setiap tempat pada level yang memungkinkan Lidah Penyekap dapat tumbuh.

Perilaku:

Diakibatkan sifatnya, perilaku Serangga Nirtampak hanya dapat dikonfirmasi dari interaksinya dengan Lidah Penyekap yang ada di sekitarnya. Dari pengamatan, entitas dipercaya mendapatkan makanan dari lem yang dibuat oleh Lidah Penyekap dengan pertukaran sebagian dari koloni. Walaupun demikian, jumlah serangga pada koloni seperti tidak berkurang, hal tersebut dipercaya akibat reproduksi yang cepat. Serangga Nirtampak juga tidak pernah menunjukan sikap agresif kepada siapa pun. Jika salah satu Lidah Penyekap diambil, sebagian koloni akan mengikuti ke mana pun Lidah Penyekap tersebut dibawa sedangkan sisa koloni yang tidak ikut pergi akan pindah ke sekitar lidah penyekap lainnya.

Biologi:

Diakibatkan sifatnya yang tidak tampak, bentuk biologis Serangga Nirtampak tidak dapat dideskripsikan dengan baik dan hanya sebatas spekulasi melalui bukti-bukti. Diperkirakan tubuhnya berukuran nyamuk biasa dengan seluruh tubuh dapat ditembus cahaya. Cairan dalam tubuhnya berwarna bening, walaupun begitu, ada yang percaya tubuhnya tidak memiliki cairan dan cairan yang telah ditemukan itu adalah lem Lidah Penyekap yang sedang dicerna. Sampai saat ini, percobaan pewarnaan terhadap Serangga Nirtampak untuk melihat bentuk tubuhnya masih tidak dapat dilakukan tanpa merusak tubuhnya.

Teori

Banyak teori yang masih diperdebatkan mengenai sifat, perilaku, dan biologis Serangga Nirtampak. Berikut merupakan beberapa teori yang paling terkenal:

  • Ratu Serangga Nirtampak: Teori ini percaya bahwa terdapat struktur kerajaan seperti yang biasanya ditemukan pada lebah dan semut. Teori ini juga menyatakan bahwa setiap koloni memiliki satu ratu. Setiap Lidah Penyekap, pada teori ini, ditinggali satu ratu
  • Kuburan Koloni: Teori ini menyatakan bagaimana perilaku Serangga Nirtampak terlepas dari jebakan Lidah Penyekap. Serangga yang sudah tua atau mati akan diletakkan pada daun penangkapnya lidah penyekap dan akan menjadi makanan si tanaman. Sebagai gantinya, mereka yang sebagai pijakan akan menjadi makanan Lidah Penyekap.
  • Makan-Makan: Teori ini cukup terkenal dan sering menjadi ejekan di kalangan penyintas. Teori ini menyatakan bahwa setiap makhluk hidup di Backroom telah memakan 1000 Serangga Nirtampak secara tidak sengaja. Hal ini membuat ejekan "Kemakan banyak serangga tuh" atau "tutup mulutmu sebelum mencapai 1 juta" kepada orang yang banyak bicara.

Semua teori ini hanya berupa spekulasi tanpa bukti yang mendukung, walau begitu memiliki besar kemungkinan terjadi.

Lakukan dan Hindari:

Lakukan:

  • Pakai masker saat berada di dekat koloni Serangga Nirtampak, kecuali saat sedang ingin memakannya.
  • Diam

Hindari:

  • Banyak bicara atau sering membuka mulut disekitar Serangga Nirtampak.
  • Membawa Lidah Penyekap di dalam koloni Serangga Nirtampak ke Pangkalan, Pos atau Komunitas karena suaranya sangat menggangu.

Unless otherwise stated, the content of this page is licensed under Creative Commons Attribution-ShareAlike 3.0 License