Sang Sayap Biru

Aku mendapat sebuah pesan dari grup SPB yang menyatakan bahwa mereka telah menggarap bahasan di forum tentang Sera dan kemudian mengubahnya menjadi sebuah artikel. Aku tahu orang-orang itu sangat suka dalam mengubah suatu bahasan di forum menjadi sebuah arsip yang sangat berguna bagi banyak orang, tak terkecuali bagi diriku. Aku biasanya menggunakan artikel-artikel yang mereka rilis lalu menyalinnya ke dalam buku catatanku sebagai panduanku dalam beraktifitas di Backrooms, yah harus kuakui apa yang mereka tulis lumayan membantuku selama ini. Tetapi, siapa sangka bahwa aku bisa berkontribusi, sungguh, mereka membuat artikel dari laporanku tentang Sera? Yang awalnya hanya iseng ingin tahu saja malah berakhir diseriusin oleh orang-orang seperti ini, bukankah ini sesuatu yang luar biasa?

Kalau tidak salah aku dengar mereka hendak pergi ke sebuah level baru yang mereka temukan dari seseorang, sepertinya mereka benar-benar sibuk sekali bahkan dalam konteks penjelajahan level. Tetapi, fakta bahwa mereka masih menyempatkan waktu untuk membuat artikel yang didasarkan dari laporanku benar-benar sesuatu sekali. Mereka melampirkan artikel yang hendak mereka rilis nantinya, tetapi mereka menyatakan bahwa aku berhak untuk membacanya terlebih dahulu untuk "memastikan". Memang aku tidak mengerti apa maksud dari "memastikan" yang mereka singgung itu, tetapi bukankah aku merasa seperti diistimewakan di sini? Baiklah, aku akan membaca apa yang mereka tulis.

Habitat: Semua
Status: Aktif
Tingkat Ancaman: Merah

Deskripsi

"Sera" merupakan sosok entitas enigmatik yang diketahui hampir semua orang di Backrooms. Walau demikian, informasi tentang identitas Sera sangatlah langka. Namun, setelah pengumpulan berbagai laporan catatan dan saksi mata yang telah dilakukan oleh banyak penyintas yang saling berkerja sama untuk mempelajari tentang dirinya, informasi tentang identitas Sera perlahan mulai terkuak walau dinilai masih sangat kurang. Walau demikian, tidak semua dari informasi yang didapatkan dapat dinyatakan akurat karena kebanyakan berupa klaim tanpa bukti, itu juga menyebabkan apa yang akan ditulis di sini adalah informasi yang telah dikonfirmasi kebenarannya saja.


Sera merupakan entitas humanoid wanita, dengan tubuh ramping, dengan perkiraan tinggi badan sekitar 185 cm, rambut merah muda yang dikepang pada salah satu sisi wajahnya, dan halo berwarna biru terang dalam keadaan miring di kepalanya. Sera biasanya terlihat mengenakan pakaian serba hitam seperti: jubah hitam besar yang menutupi seluruh tubuhnya, tas sandang lusuh berwarna hitam, dan sepatu bot ketat berwarna hitam. Cara termudah untuk mengidentifikasinya adalah dengan melihat keberadaan halo birunya karena halo ini sangat mudah dikenali dan dapat menerangi area gelap di sekitarnya.

Meski sifatnya yang sangat misterius, para saksi menyatakan bahwa Sera memiliki sifat sangat canggung, enggan berkata-kata, dan agak manipulatif kepada siapa pun yang berinteraksi dengannya. Meski begitu, ia dikenal akan membantu para penyintas apa pun keperluannya. Terlepas dari sifatnya yang ramah kepada penyintas, dia dikenal tidak memiliki belas kasihan terhadap semua jenis entitas, tidak peduli apakah itu bermusuhan atau tidak. Namun pada beberapa kasus, Sera diketahui akan menyerang penyintas tanpa alasan yang pasti dan ini menyebabkan Sera menjadi sosok yang cukup ditakuti karena ketidakjelasannya dalam menentukan target serangan.

Tingkah Laku

Sera bisa dibilang merupakan sosok entitas enigmatik yang cukup terkenal di antara para penyintas karena ciri khas sikapnya yang tidak pasti, ini juga menyebabkan menyebarkan paranoia pada kebanyakan komunitas penyintas karena kecenderungannya untuk bersikap ramah dan manipulatif kepada siapa pun yang ia temui sehingga ia akan diizinkan untuk memasuki komunitas tersebut. Sera dikenal tidak akan langsung menyerang penyintas secara membabi buta seperti entitas berbahaya lainnya, tidak ada yang tahu mengapa, Sera hanya akan menyerang siapa pun yang ingin ia serang tanpa alasan yang jelas. Banyak sekali pendapat yang dilontarkan untuk menebak mengapa Sera melakukan hal ini, seperti dugaan bahwa Sera dapat melihat isi hati seseorang atau karena ia memang wanita yang tidak waras. Apa pun itu, Sera harus diwaspadai karena sikapnya yang tidak mudah ditebak ini.

Tidak semua orang yang pernah ia temui akan dibunuh, beberapa lainnya mengaku cukup beruntung untuk tidak dihabisi olehnya. Para saksi yang pernah berinteraksi dengannya kebanyakan bahwa ia sosok yang ramah dan siap membantu, walau ia bukan sosok yang mudah untuk bergaul dan sangat pendiam. Ia akan memberi instruksi kepada penyintas yang ia temui terutama para penyintas yang masih baru maupun para penyintas yang sedang dalam kesusahan. Ia akan datang entah darimana lalu membantu mereka begitu saja dan kemudian pergi setelahnya. Karena itulah sempat terjadinya perdebatan di antara mereka yang tidak tahu sikap asli Sera dengan mereka yang pernah menyaksikan perbuatan Sera.

"Ia memberikan bantuan kepada suatu pihak namun malah menyerang pihak lain, ini seperti jiwa seseorang mendapat probabilitas 50:50 akan selamat atau tidak karena ketidakjelasan sikapnya ini."

Mereka yang pernah berinteraksi dengan Sera menyebutkan bahwa sifatnya lebih mirip dengan individu penyendiri yang tidak suka berinteraksi, walau hal itu bertentangan dengan kecenderungannya untuk berada di antara para penyintas. Ia akan terbata-bata ketika berbicara dan akan memberi jawaban setengah-setengah jika ditanya. Jika pertanyaan yang diajukan kepadanya atau bahasan si penyintas mulai mengarah ke ranah pribadi Sera, ia akan segera menghindari topik tersebut atau bahkan akan meninggalkan si penyintas dengan cepat. Sikapnya yang sulit diajak berkomunikasi itu membuat dirinya sangat sulit dalam mendapatkan informasi tentangnya.

"Kita semua ingin tahu lebih banyak tentang dia, mengapa dan bagaimana dia melakukan hal-hal yang dia lakukan. Atau setidaknya semacam petunjuk tentang siapa dia. Tapi dia tidak banyak bicara. Dia hanya muncul lalu melakukan hal yang ia suka begitu saja."

Sikap Sera akan berubah seutuhnya jika itu berkenaan dengan entitas selain manusia, ia akan menjadi seperti julukannya: Pemburu yang Penuh Rasa Benci. Banyak laporan dari adanya tumpukan-tumpukan jasad dari entitas-entitas yang menggunung di berbagai level yang dihuni komunitas manusia, entitas-entitas yang telah dihabisi itu diketahui terdiri dari berbagai jenis entitas baik yang berbahaya maupun yang tidak. Semua jasad itu memiliki kondisi yang sama yaitu: hancur, terpotong-potong, terbakar, maupun berlubang-lubang akibat tembakan. Tidak diketahui bagaimana metode bertarung yang ia gunakan dan darimana ia memiliki persenjataan tersebut. Segala upaya untuk menguntit Sera selalu gagal karena ia diketahui mampu menghilang dari lokasi setelah melewati sesuatu yang menghalangi pandangan—seperti menghilang setelah melewati tiang atau pohon.

Laporan saksi mata datang dari sebuah kelompok yang mengaku pernah melihat bagaimana Sera bertarung, kelompok ini mengaku melihat persenjataan aneh mengambang bersamaan adanya kepulan debu hitam yang berputar di sekitar Sera. Pernyataan ini dinilai meragukan karena hanya berasal dari satu kelompok saja dan tidak ada penyintas lain yang pernah melaporkan hal serupa sehingga laporan ini kemudian dianggap sebagai pernyataan yang lemah.

"Para Manstria sampai meminta perlindungan dengan kita, mereka yang seharusnya menjadi predator malah memohon kepada kita. Tch, memangnya kami bisa apa di hadapan wanita itu?! Kami saja tidak tahu bagaimana cara ia menyerang, bagaimana kami bisa melawannya?!"

Sera diketahui mampu berpindah tempat ke mana pun dan kapan pun yang ia mau, ia bahkan dapat tiba-tiba muncul di antara kumpulan orang-orang atau di belakang seseorang begitu saja. Ia biasanya akan muncul di dalam pemukiman suatu komunitas manusia dan akan menghilang setelah ia merasa ingin pergi. Ia juga biasanya akan muncul ketika ada penyintas yang sedang berada dalam masalah dengan entitas lalu menghilang lagi setelah masalah teratasi. Laporan lain menyebutkan bahwa ia bisa saja dapat ditemui di tempat-tempat tidak terduga seperti di kawasan yang terisolasi atau pun di kawasan yang sulit untuk dilewati.

"Percayalah! Dia ada di mana-mana! Seperti hantu ia akan muncul begitu saja didekatmu entah apa tujuannya! Waspadalah dengan sekitarmu!"

Biologi

Tidak diketahui banyak tentang struktur biologis dari Sera, para saksi mata menyebutkan bahwa dirinya tidak memiliki perbedaan dengan gadis manusia pada umumnya seperti membutuhkan makan dan minum. Namun, belum ada laporan yang menyatakan bahwa ia memerlukan istirahat seperti tidur. Tetapi, ada banyak laporan yang menyatakan bahwa ia terlihat sedang bersantai sambil mengonsumsi makanan ringan dan meminum minuman. Laporan lainnya menyebutkan bahwa Sera pernah keluar dari sebuah toilet dan langsung kabur ketika ia terlihat, ini memberi dugaan bahwa ia juga buang air seperti manusia.

Ciri khas uniknya terdapat pada halo berwarna biru yang agak transparan di kepalanya, halo ini bercahaya cukup terang jika di tempat gelap sehingga ia dapat terlihat dengan mudah. Tidak diketahui apakah halo ini sepenuhnya terbuat dari cahaya atau berupa benda fisik, hal ini sulit untuk dipecahkan karena tingkat kesulitan dalam berinteraksi dengannya. Halo ini dilaporkan mampu berkedip, meredup, berotasi, maupun berubah posisi. Banyak saksi mata menganggap bahwa Sera adalah sosok "manusia super" walau dugaan ini sulit untuk dibuktikan karena Sera tidak pernah menunjukkan kekuatannya dalam menghabisi entitas lain. Tidak hanya itu saja, ia juga lebih sering terlihat berdiri, berjalan, dan duduk di berbagai lokasi acak bukannya melakukan sesuatu yang menunjukkan bahwa ia memang bukan manusia biasa.

Sejarah

Dilaporkan pertama kali oleh penyintas pada sekitar tahun 2006, Sera awalnya hanya menjadi desas-desus di kalangan kecil penyintas hingga akhirnya kemunculannya semakin menjadi lebih sering beriringan dengan berkembangannya komunitas manusia. Mulai banyak saksi mata yang mulai melaporkan tentang dirinya, berbagai laporan awal menyebutkan bahwa dirinya hanya sekedar penampakan saja, namun kini telah berubah menjadi interaksi langsung dengan para penyintas. Ini menunjukkan adanya perubahan tingkah laku Sera dengan para penyintas setelah berubahnya gaya hidup para penyintas yang awalnya terpencar ke berbagai tempat di Backrooms menjadi membentuk sebuah komunitas sosial.

Pada tanggal 5 Januari 2026, sebuah penyelidikan diadakan oleh kelompok penyintas yang beroperasi di forum daring BackTavern.net untuk mencari informasi tentang Sera dari berbagai penyintas. Pada 15 Februari 2026 sebuah pengumuman dari eksistensinya kemudian dirilis dan mendapat banyak perhatian dari para penyintas yang menggunakan forum tersebut. Berbagai laporan baru kemudian berdatangan dari berbagai pihak bahkan dari entitas non-manusia sekalipun. Akibatnya, informasi baru tentang Sera kemudian kian bertambah dan kemudian disepakati untuk dikategorikan ulang sebagai Entitas Engimatik.

Laporan lainnya berasal dari komunitas Manstria yang menyebutkan bahwa Sera sudah ada sejak lama sekali di Backrooms, diperkirakan sejak ratusan tahun yang lalu. Ini berdasarkan dari klaim yang mereka utarakan tentang kemiripan Sera yang penyintas kenal dengan sosok berhalo biru yang mereka kenal. Sera mereka nyatakan sebagai seorang pemburu yang akan menyerang makhluk hidup bergerak apa pun sehingga ia lebih mirip sebagai sosok buas yang tidak kenal ampun dan menjadi predator puncak di Backrooms. Para Manstria mengaku terkejut ketika mengetahui Sera terlihat enggan untuk menyerang manusia dan ini menyebabkan mereka cukup "iri" dengan situasi ini.

Sampai saat ini kemunculan Sera dikenal cukup sering terjadi dan para penyintas telah diminta untuk berhati-hati ketika sedang menjelajah, dikhawatirkan si penyintas akan menjadi korban serangan acaknya.

Pembaharuan

Tiga hari setelah artikel ini diterbitkan, sebuah pesan berasal dari individu yang mengaku sebagai Sera dikirimkan kepada kelompok arsiparis SPB. Pesan tersebut berisi sebuah pernyataan darinya yang menyatakan bahwa ia tidaklah menyerang manusia melainkan para Manstria yang sedang menyamar sebagai manusia. Ini menimbulkan masalah baru di antara komunitas manusia dan Manstria karena pernyataan dari Sera tersebut. Poin lain yang disebutkan di dalam pesannya juga menimbulkan tanda tanya, Sera menyatakan bahwa ia bisa melihat Frontrooms dari jendela kamarnya. Tidak diketahui apa maksudnya mengingat Sera merupakan sosok pengembara, namun pernyataan yang menyebutkan bahwa ia memiliki jendela kamar menunjukkan bahwa ia mungkin tinggal di suatu tempat.

Di bawah merupakan salinan dari pesan tersebut.

Sayangnya pesan tersebut tidak dapat dibalas karena terjadi kegagalan dalam menghubungi alamat surelnya yang kosong.

Lakukan dan Hindari

Hindari jika kamu ragu akan dirinya dan jauhi topik yang berhubungan dengan ranah pribadinya jika kamu sedang berinteraksi dengannya. Jika kamu adalah Manstria yang sedang menyamar sebagai kami, semoga beruntung.

Oh mereka memasukkan banyak hal dan aku suka cara penyampaiannya walau aku tidak tahu kutipan ucapan siapa yang mereka tuliskan itu, lalu aku baru tahu soal pesan yang mereka terima juga. Apakah pesan itu benar-benar dari Sera yang asli? Baru pertama kali ini aku melihat "Sera berbicara" walau lewat pesan, diriku yang sedang memburunya saja tidak pernah merasakan jejak darinya yang bisa kurasakan dengan langsung. Sungguh, aku ingin merasakan kehadirannya secara langsung karena aku benar-benar penasaran dengannya, walau aku sebenarnya juga takut untuk bertemu dengannya. Hm, sepertinya pesan itu juga yang menjadi penyebab keributan akhir-akhir ini di dalam forum dan di sekitarku, aku tidak tahu apakah ini strategi dari Sera untuk memecah belah kita atau bagaimana, tetapi menggunakan "Manstria" kurasa agak berlebihan karena entitas itu lumayan terkenal karena banyak hal. Manstria ada di antara kita? Oh ayolah. Aku sudah lelah dengan apa yang diakibatkan oleh makhluk itu sejak beberapa bulan yang lalu di level yang tersegel itu, sekarang ia malah mengatakan kalau makhluk itu ada di antara kita? Oh Sera, kamu pasti sedang bercanda, bukan?

Tetapi, tunggu, mengapa bagian terakhir dari artikel ini seolah-olah sedang menunjuk ke arahku? Apakah ini gaya baru mereka dalam menulis? Aku tidak pernah melihat hal seperti ini sebelumnya. Haha, mungkin karena "ada Manstria di antara kita" itulah yang membuat mereka menulis menjadi seperti ini. Bukannya aku tidak suka, ini hanya terasa baru saja bagiku.

Unless otherwise stated, the content of this page is licensed under Creative Commons Attribution-ShareAlike 3.0 License