Internet di Backrooms ID

Terdapat banyak sekali kesaksian dari para penyintas yang menyatakan bahwa peralatan radio mereka terhubung dengan suatu sistem jaringan nirkabel yang lemah dan tidak stabil di beberapa lokasi. Jaringan ini bisa saja menghadirkan transmisi yang rusak, kualitas audio yang terdistorsi, dan pesan teks yang terfragmentasi, sehingga memberi kesan ketidakstabilan pada apa pun yang terkirim pada jaringan misterius ini.

Mungkin ia berasal dari seseorang atau grup yang mencoba membangun jalur komunikasi nirkabel, atau ia memang berasal dari Backrooms itu sendiri, tidak ada yang tahu asal usulnya. Beberapa dari mereka berupa gelombang sinyal yang tidak teratur sedangkan beberapa lagi seperti dikendalikan oleh sesuatu, ada yang bilang bahwa jaringan ini berasal entah dari sesosok makhluk atau dari ketidakstabilan ruang dan waktu dari Backrooms itu sendiri.

Terlepas dari semua itu, jaringan nirkabel di Backrooms menunjukkan bahwa mereka yang terjebak di dalamnya masih berusaha untuk meraih apa pun yang ada di luar Backrooms, pesan mereka akan berkedip sebentar sebelum akhirnya menghilang di dalam entah apa pun yang ada di luar sana. Ini juga menunjukkan bahwa mencari jalan kembali tidak akan semudah mengirim sinyal ….

Seperti yang kita tahu, keberadaan jaringan nirkabel ala internet di Backrooms cukup membuat Backrooms terkesan cukup aman untuk ditinggali karena kemudahan dalam mendapatkan informasi. Informasi adalah senjata terkuat umat manapun, dengan mengetahui suatu hal dengan akurat dan cepat akan sangat menguntungkan kepada siapapun yang tinggal di dalam Backrooms. Hanya saja, kemudahan seperti ini tidak cocok untuk konsep dunia Backrooms yang merupakan dunia asing di luar realita yang kita kenal sehingga keberadaan jaringan ini cukup "mengganggu" karena akan mengubah Backrooms menjadi "Bumi lainnya" atau "dunia asing yang modern". Tetapi, tidak mungkin untuk menghilangkan konsep ini seutuhnya karena ia sudah cukup ikonik di komunitas Backrooms secara global sehingga akan menjadi sangat aneh jika kita menjadi satu-satunya komunitas yang membuangnya dari reka dunia situs. Oleh karena itu, kita harus melakukan pengubahan konsep supaya masih bisa cocok di konsep reka dunia kita.

Informasi itu sangatlah dibutuhkan, kebanyakan penyintas akan mencari cara dalam menghubungkan diri mereka dengan penyintas lainnya seperti membangun jalur komunikasi nirkabel. Hanya saja, bagaimana cara membangun jaringan-jaringan itu di Backrooms? Tidak mungkin untuk membangun satelit maupun jaringan bawah laut sehingga penyintas harus mencari jalan lainnya, bukan? Hingga pada akhirnya, penyintas memutuskan untuk membangun sendiri jaringan nirkabel ini dengan sumber daya seadanya. Para penyintas mengumpulkan berbagai hal yang dapat mereka temukan untuk membangun koneksi antar sesamanya seperti benar-benar membangun alat komunikasi dari nol. Ada banyak benda serta orang-orang yang paham teknologi yang tersebar di seluruh penjuru Backrooms dan semua itu hanya perlu dikumpulkan saja asal waktu mendukung mereka. Kegigihan umat manusia dalam membangun jalur komunikasi dari nol patut untuk diapresiasi, karenanya, komunikasi nirkabel di Backrooms secara perlahan dapat tercipta.

Setelah diskusi panjang yang telah dilakukan oleh komunitas, kami telah menetapkan beberapa konsep yang tentunya telah disesuaikan dengan keinginan komunitas yang ingin mempertahankan konsep Backrooms sebagai dunia yang asing, konsep-konsep tersebut adalah:

  1. Terdapat jaringan nirkabel di Backrooms, tetapi berbagai hal seputarnya sangatlah misterius. Ia eksis, tetapi tidak diketahui dari mana ia berasal, bagaimana ia bisa ada, dan bagaimana ia bisa tetap eksis selama ini. Kita kemudian menyebutnya sebagai "jaringan nirkabel asli Backrooms" karena kita anggap ia berasal dari Backrooms itu sendiri.
  2. Jaringan ini sangatlah lemah. Ia dapat ditemukan di mana saja asal ada alat yang mampu menangkap jaringannya, dan karena Backrooms itu merupakan sekumpulan dari banyak sekali dunia-dunia yang aneh, ini mengakibatkan kekuatan jaringan ini menjadi sangat lemah dan tidak stabil karena harus menjangkau banyak dunia sekaligus.
  3. Jaringan ini hanya dapat ditangkap oleh objek Wi-Fi asli Backrooms. Objek ini secara unik mampu menangkap jaringan ini seolah-olah ia memang sudah dirancang untuk itu. Kamu dapat membaca tentang objek ini di halaman ini.

Kami harus membuat jaringan nirkabel asli Backrooms memiliki banyak kelemahan untuk memperkuat kesan bahwa Backrooms memang bukan dunianya kita, tetapi kami telah memberinya kelebihan unik untuk membuat pemanfaatannya masih bisa dipertimbangkan oleh para penyintas. Backrooms bukanlah Bumi, apalagi sebuah wilayah peradaban ala Bumi yang maju. Backrooms adalah sekumpulan dunia asing yang tidak sepenuhnya akan membiarkan manusia berbahagia maupun menderita, sifat Backrooms yang netral membuat keberadaan jaringan nirkabelnya menjadi patut dicoba sekaligus dihindari. Karena jaringan nirkabel asli Backrooms memiliki kekurangan berupa kekuatan jaringan yang cukup ampas — walau jangkauannya luar biasa — penyintas menjadi tidak terlalu tertarik untuk menggunakannya. Selain itu, untuk mengakses jaringan ini diperlukan objek Wi-Fi asli Backrooms yang bisa diakses dengan mudah, dan sayangnya varian yang seperti ini ternyata sangat sulit untuk ditemukan.

Atas hal-hal tersebut, para penyintas kemudian mencoba membuat jaringan nirkabel versi mereka sendiri dan ternyata ada dari mereka yang berhasil membangunnya. Kami telah menetapkan konsep-konsep jaringan nirkabel buatan ini demi bisa bersaing dengan jaringan nirkabel asli Backrooms, yaitu:

  1. Jaringan buatan penyintas cukup susah untuk dibuat. Ini sudah jelas, para penyintas memerlukan faktor-faktor pendukung seperti benda-benda, pengetahuan, dan kemampuan yang mendukung dalam membangun sebuah alat komunikasi. Mempertimbangkan latar dunia kita adalah Backrooms, kemungkinan untuk bisa membangun alat komunikasi itu tergantung pada faktor-faktor pendukung yang telah disebutkan di awal — beserta di mana ia berada.
  2. Jaringan buatan manusia berlaku secara lokal. Dengan kata lain, jaringan ini tidak akan bisa menghubungkan dua buah level. Jaringan ini seperti tidak mampu meraih dunia level lain, seperti ada penghalang yang menghalanginya untuk meraih apa pun yang ada di luar sana. Bahkan jaringan ini tidak mampu menembus medan noclip.
  3. Semakin dekat dengan pemancar, semakin kuat kekuatannya. Ini adalah cara kerja yang sama dengan pemancar jaringan yang ada di Bumi, ukuran radius dari jangkauan jaringan ini tergantung kekuatan pemancarnya. Kekuatan jaringan juga dipengaruhi oleh kondisi di sekitar si pemancar, seperti jaringan akan mengalami gangguan akibat kondisi alam dan cuaca layaknya keadaan di Bumi.

Bisa disimpulkan bahwa jaringan ini lebih mirip dengan sebuah intranet daripada internet.

Lalu, bagaimana dengan alat pemancar dari kedua jaringan ini? Wi-Fi Backrooms dan pemancar buatan penyintas memiliki sifatnya masing-masing karena mereka terkait dengan jaringan nirkabel yang memiliki sifat yang berbeda, berikut adalah tabel perbedaan di antara mereka berdua:

Kategori Wi-Fi Backrooms Pemancar Buatan
Kekuatan Jaringan Lemah di seluruh radius jangkauan, lalu tiba-tiba menghilang jika berada di luar jangkauannya. Semakin jauh dari pemancar maka akan semakin lemah lalu menghilang.
Kestabilan Jaringan Selalu tidak stabil apa pun yang terjadi. Umumnya stabil, tergantung kondisi cuaca maupun kestabilan level.
Radius Jaringan Jangkauan paling luas kurang lebih tidak sampai 10 meter. Kebanyakan dari mereka memiliki jangkauan yang lebih kecil lagi. Semakin bagus pemancarnya, semakin besar cakupan wilayah yang bisa dijangkau.
Dukungan Perangkat Ekstra Bisa Bisa
Kebebasan Akses Kebanyakan bersandi, varian tanpa sandi lebih jarang. Biasanya bebas akses, beberapa komunitas penyintas mungkin akan menutupnya dari publik atas alasan mereka tersendiri.
Daya Tahan Perangkat Mustahil rusak, perawatan perangkat tidak diperlukan. Dapat rusak, perawatan perangkat dan sistem diperlukan.
Sambungan ke Level Lain Dapat menghubungkan seluruh level yang ada Wi-Fi di dalamnya. Hanya berlaku di dalam satu level saja.
Wi-Fi Backrooms dapat menggantikan pemancar buatan penyintas jika mereka menghubungkan pemancar ini dengan objek Wi-Fi.

Bisa disimpulkan bahwa kedua tipe jaringan nirkabel tersebut memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing, walau demikian, tidak semua penyintas cukup beruntung untuk bisa menikmati komunikasi nirkabel di Backrooms. Mereka yang tidak memiliki akses ke jaringan nirkabel akan mengandalkan metode komunikasi tradisional seperti via surat atau dari mulut ke mulut. Arsip informasi berbentuk fisik juga lebih sering digunakan baik oleh mereka yang tidak memiliki akses ke jaringan nirkabel maupun oleh mereka yang memiliki aksesnya, ini dikarenakan arsip fisik dapat digunakan kapan saja ketika dibutuhkan.

Mereka yang tidak memiliki akses ke jaringan nirkabel akan saling berbagi informasi lewat diskusi bersama, seperti sebuah pertemuan para penyintas yang di mana mereka akan saling membagikan pengetahuan mereka lalu mencatatnya ke arsip informasi milik mereka masing-masing. Mereka akan saling membandingkan pengetahuan yang mereka miliki kepada yang lainnya karena bisa saja informasi yang mereka miliki itu ternyata keliru sehingga perlu dipastikan kebenarannya. Praktik ini juga berlaku untuk mereka yang memiliki akses ke jaringan nirkabel yang di mana kegiatan diskusi ini dilakukan di dalam sebuah situs diskusi digital.

Membuat situs dari nol sama sulitnya dengan membangun jaringan nirkabel dari nol, ada banyak hal yang harus dipersiapkan oleh para penyintas seperti mengumpulkan sumber daya teknologi dan mencari orang dengan kemampuan yang mendukung. Namun, akibat betapa sulitnya dalam membangun situs dari nol dan adanya gangguan dari berbagai hal yang bisa saja menghambat proses pembuatannya, para penyintas hanya mampu membuat dua buah situs saja sampai saat ini, yaitu:

  1. Backmail.com: sebuah layanan surat elektronik sekaligus situs pertama yang dapat digunakan oleh siapa saja, penggunanya cukup banyak dan masih sering digunakan.
  2. Backtavern.net: sebuah situs forum yang telah menjadi pusat pertukaran informasi di Backrooms sekaligus pengganti Backmail.com yang dianggap memiliki fitur yang sangat terbatas. Situs ini juga menjadi arsip berbagai informasi versi digital — Wiki ID dan situs ini cukup berkaitan.

Kedua situs ini di-hosting di dalam jaringan nirkabel asli Backrooms bukannya di dalam jaringan nirkabel buatan penyintas, ini dimaksudkan supaya kedua situs bisa diakses oleh para penyintas dari seluruh penjuru Backrooms walau isu kekuatan jaringan akan menjadi makanan sehari-hari mereka. Anehnya, situs-situs ini tidak membutuhkan banyak perawatan sistem sehingga pembaharuan hanya sekedar penambahan fitur semata atau memberitahu informasi tentang gangguan jaringan. Situs-situs serupa mungkin juga eksis di dalam jaringan nirkabel buatan penyintas, tetapi mereka hanya akan bisa digunakan oleh para penyintas yang tinggal di sekitar jangkauan pemancarnya saja dan tidak dapat diakses oleh mereka yang menggunakan jaringan nirkabel asli Backrooms.

Arsip digital menjadi patokan utama oleh mereka yang menggunakan arsip fisik karena minimnya pemalsuan informasi akibat pemeriksaan yang dilakukan oleh para sukarelawan dari berbagai tempat. Informasi yang tiba di situs-situs tersebut akan diperiksa, direvisi, dan diperbaharui setiap kali ada penambahan informasi baru yang masuk sehingga informasi tersebut menjadi valid serta akurat untuk digunakan. Akibatnya, mereka yang menggunakan arsip fisik akan memperbaharui informasi miliknya setelah mendapatkan akses ke jaringan nirkabel Backrooms, ini juga akan menjadi pemandangan yang akan penyintas temui jika mereka tiba di sebuah komunitas yang memiliki akses ke jaringan nirkabel Backrooms.




Sekian penjabaran dari konsep jaringan nirkabel ala internet ala Wiki ID, jika kamu memiliki pertanyaan maka jangan ragu untuk bertanya! Jika kamu memiliki komentar ataupun ide baru dari konsep ini, kami terbuka untuk masukan loh! Oh iya, jangan sampai terlibat drama internet di Backrooms juga ya!

BH15BJb.jpg
Unless otherwise stated, the content of this page is licensed under Creative Commons Attribution-ShareAlike 3.0 License