Level 10-ID

penilaian: +2+x

KESULITAN MENYINTAS:

Kelas 2

  • {$one}
  • {$two}
  • {$three}

Level 10-ID merupakan level ke-11 dari Backroom Indonesia.

Deskripsi:

IMG_20220417_040838.jpg

Salah satu jepretan foto Level 10-ID saat pertama kali ditemukan. Pengambil gambar tidak diketahui.

Level 10-ID adalah instansi pemukiman di kawasan industri non-linear pada malam hari. Level ini diisi oleh rumah, toko, minimarket, pabrik, dan jalan kampung yang seluruhnya tersusun atas paving block dingin serta kering. Level 10-ID memiliki skala kegelapan yang serupa pada Level 45-ID dengan tingkat bahaya sedang. Rumah-rumah pada Level 10-ID bervariasi dalam aspek arsitektur, walaupun didominasi dengan bangunan sederhana yang biasa dibangun di area industri Indonesia pada Frontrooms. Tampaknya Level 10-ID memiliki pasokan air dan pencahayaan yang konsisten dengan status masing-masing sumber yang masih bias.

Seluruh bangunan di Level 10-ID umumnya tidak berprabotan serta beberapa infrastruktur yang mencangkup toilet umum, pom bensin, pom mini, ATM, dan sejenisnya tidak aktif, namun sebagiannya lagi berfungsi sebagai toko dan minimarket yang menyediakan Air Almon serta makanan yang diperuntukan untuk penyintas dengan jumlah terbatas dan akan diisi ulang secara instan dalam waktu 24 jam. Walaupun demikian ada beberapa laporan yang mengatakan bahwa sebagian toko di Level 10-ID menjajahkan bensin eceran, arang aktif, dan tabung gas ukuran 3kg yang muncul secara tidak pasti di level tersebut. Terdapat 3 Wi-Fi yang diketahui berada di dalam Level 10-ID. Jaringan ini memiliki nama koneksi yang mencakup Mahira, Dinandra, dan Agus, sedangkan untuk kata sandinya sendiri masih belum diketahui.

Di luar itu, anomali lainnya tampak terkadang memengaruhi seluruh bangunan rumah pada permukaan Level 10-ID, di mana setiap rumah yang ada akan menghilang dan tergantikan dengan bangunan lain yang benar-benar berbeda dari bentuk sebelumnya ketika berada di luar jangkauan penglihatan atau saat tidak dalam garis pandang langsung manusia. Walaupun begitu, anomali ini tidak berlaku pada bangunan serupa yang difungsikan sebagai toko di level ini.

Dengan memasuki Level 10-ID ini akan menyebabkan orang yang telah mendiami level selama 44 jam ke atas akan mengalami gejala paranoia/halusinasi akut yang menyebabkan seluruh rumah dalam level memiliki mata di masing-masing jendelanya, dan terkadang beberapa rumah melakukan kontak mata secara langsung dengan penyintas. Dalam beberapa kasus, siklus ini diakhiri dengan gangguan disosiatif parah yang mengakibatkan keengganan korban untuk mengonsumsi makanan dan minuman, sehingga tidak jarang beberapa penyintas meninggal sebelum keluar dari level dikarenakan kelaparan dan malnutrisi. Para penyintas dianjurkan untuk tetap berada di dalam bangunan mana pun dan sebisa mungkin menjauhi segala macam jendela yang ada saat berada di luar ruangan, atau dengan segera pergi ke pangkalan pos utama sebelum Anda terlalu lama di dalam level dan terpapar anomali.

Entitas

Pelari adalah satu-satunya entitas yang diketahui hidup di Level 10-ID saat ini yang beradaptasi dengan lingkungan level secara nomaden. Dikarenakan sifatnya, pengujian untuk berinteraksi langsung kepada entitas dilakukan dengan menciderai kedua kaki pelari terlebih dahulu menggunakan pisau dapur untuk mempermudah dalam upaya komunikasi. disarankan untuk para penyintas agar tidak mencoba menghentikan pergerakan Pelari jika Anda tidak ingin tubuh Anda menghilang. tetapi tampaknya entitas ini telah mengembara dari level lain yang saat ini masih dalam proses identifikasi sebelum menetap di Level 10-ID dalam kurun waktu 10 tahun terakhir.

Pangkalan, Pos, dan Komunitas

Abiprasada Cêmani

IMG_20220420_051830.jpg

Upaya dalam pengambilan gambar Pangkalan Pos utama dari luar.

  • Kelompok ini ikut berkontribusi dalam membantu dan mengajari pendatang baru untuk bertahan hidup di Backroom, terutama di Level 10-ID ini.
  • Kelompok ini adalah Pos Terdepan yang pusatnya berlokasi pada sebuah gedung berketinggian 115m (meter) yang dikelilingi oleh industri pabrik lain yang lebih kecil di sekitarnya.
  • Pos ini mempunyai beberapa fasilitas dan sumber daya yang memadai untuk menginspeksi dan menjaga para penyintas agar tetap aman dari gejala anomali seperti obat-obatan, terapi, pasokan makanan, dan antibiotik.
  • Memiliki anggota tetap sekitar 122 orang. Sebagian dari mereka berkeliaran di sekitar level dengan protokol keamanan yang ketat untuk membantu orang lain dan para penyintas.
  • Seluruh anggota telah beradaptasi dengan topografi dan anomali Level 10-ID, serta memiliki pengetahuan yang cukup tentang Level 10-ID melalui riset saat level pertama kali ditemukan, sehingga membuat mereka tetap bertahan dari bahaya kognitif yang ada.

Akses Masuk dan Akses Keluar

Akses Masuk

  • Gedung Level 11-ID pada KM 111 memiliki akses menuju salah satu rumah
  • Memasuki ruangan acak Level 3-IDdi lantai sepuluh memiliki kemungkinan mengarah ke salah satu rumah.

Saat ini hanya itu yang merupakan pintu masuk utama ke Level 10-ID yang telah dikonfirmasi dan diketahui.

Akses keluar

  • Untuk keluar, menelusuri jembatan beraspal akan langsung mengarah ke Level 11-ID.
  • Memasuki pintu berbahan kayu jati yang saling terhubung ke pintu lain Level 9-ID di salah satu struktur yang diduga sebagai Sekolah. Level 9-ID juga dapat diakses dengan melalui gang yang telah ditandai oleh kelompok Abiprasada cêmani..

Lakukanlah dengan terarah dan hati-hati.


Unless otherwise stated, the content of this page is licensed under Creative Commons Attribution-ShareAlike 3.0 License