Info
Judul: Level 11.1-ID — "Lintasan Antarsela"
Penulis: lemme
Tahun rilis: 2026
KESULITAN MENYINTAS:
Kelas 1
- {$one}
- Tidak Untuk Dihuni
- {$three}
Deskripsi
Lintasan Antarsela merupakan wilayah yang akan dilalui oleh penyintas saat mereka sedang pergi dari Jembatan Mega Langit menuju ke level lain dengan melalui jalur jembatan. Lautan awan dan struktur jembatan yang khas akan berubah menjadi beragam penampilan yang berbeda tergantung dari bagaimana si penyintas meninggalkan level Jembatan Mega Langit. Varian-varian tersebut dapat dikelompokkan menjadi dua, antara lain:
Jalan Tol
Jalan Tol dan cabangnya
Ini merupakan sebuah varian yang di mana suasana berubah menjadi jalanan bebas hambatan ala Bumi walau tampaknya bahasa yang digunakan pada rambu dan penanda akan sangat beragam maupun terdistorsi. Penyintas akan melihat bahwa struktur Jembatan Mega Langit telah berubah menjadi sebuah jalan tol berpagar besi tinggi secara perlahan, di mana awan-awan akan hilang dan tergantikan dengan lanskap daratan. Wilayah yang berada di luar pagar pembatas berupa wilayah datar dengan pepohonan dan semak belukar, namun tidak sedikit pula laporan yang menyatakan bahwa wilayah tersebut dapat berubah menjadi lebih beragam. Ragam varian dari wilayah di luar jalan tol dapat berupa penampilan dari level lain maupun sesuatu yang cukup familiar dengan masa lalu si pengamat secara kolektif. Jalan tol ini sendiri dapat bercabang-cabang dan mengarahkan ke level yang berbeda dari tujuan utama, namun keberadaan cabang jalanan ini diketahui tidak akan selalu muncul. Papan penanda besar akan muncul sebelum percabangan sehingga penyintas dapat menentukan apakah ia akan mengganti tujuan atau tidak, dan penyintas hanya perlu membelokkan arah setir dengan paksa jika ingin mengubah tujuan perjalanan. Tetapi, papan tanda itu tidak akan memberitahu penyintas akan level apa yang ia wakili sehingga penyintas bisa saja terdampar ke sebuah level yang tidak mendukung kehidupan setelahnya.
Wilayah ini hanya akan muncul selama penyintas berada di dalam mobil dan akan berubah menjadi level lain secara acak jika penyintas memaksa untuk keluar dari mobil. Selama berada di dalam wilayah ini, mobil yang dikendarai oleh penyintas akan bergerak dengan sendirinya dalam kecepatan tinggi dan semua pintu akan tidak bisa dibuka kecuali dengan jalur paksaan. Disarankan untuk tetap diam dan membiarkan mobil tetap berjalan dengan tenang di atas jalanan yang sepi itu, nyalakan radio bersiaran musik retro untuk menemani perjalanan jika suasana mulai terasa membosankan, lihat juga ke arah luar jalanan karena mungkin saja lanskap telah berubah menjadi sesuatu yang dikenal, mobil tidak akan membuat si penyintas tersesat sehingga biarkan saja ia mengantarkan penyintas ke level tujuan.
Jembatan Neon
Jembatan Neon
Jembatan Neon merupakan varian yang hanya muncul jika penyintas memilih untuk berpindah level dari Jembatan Mega Langit dengan berjalan kaki, ketika kepulan awan tebal muncul untuk menghalangi pandangan penyintas, suasana akan berubah menjadi malam hari dan akan muncul jembatan lainnya di atas kepala setelah awan tersebut pergi. Jalanan ini mendapatkan namanya dari pencahayaan lampu neon berwarna-warni dan bagaimana papan rambu terlihat menyala akibat pencahayaan, penampilannya yang mencolok ini membuat dirinya menjadi cukup dikenal di antara banyak koloni penyintas di Jembatan Mega Langit. Penyintas tidak akan lagi bisa melihat lautan awal di luar jembatan seperti di Jembatan Mega Langit, melainkan telah digantikan oleh tembok. Jalanan ini tidak bercabang dan penyintas dapat terus berjalan mengikuti arah jalan hingga tiba di level tujuan walau ini akan memakan banyak sekali waktu. Suhu yang sejuk setidaknya telah menjadi berkah tersendiri kepada para pejalan kaki karena mereka tidak akan terlalu merasa gerah oleh lingkungan, tetapi sayangnya setiap kendaraan yang berserakan di dalam level tidak dapat diambil alih untuk dikendarai oleh penyintas walau mereka sedang dalam keadaan menyala. Ini juga yang menyebabkan berpindah level melalui jalanan ini tidak disarankan karena akan memakan waktu, tenaga, dan suplai yang banyak.
Kedua varian sama-sama berupa kawasan hampa yang memiliki gaya jalanan yang berasal dari kawasan asia, mereka juga tiada dari entitas maupun sumber makanan. Walau kedua varian adalah sama-sama wilayah yang aman dari ancaman, persediaan penyintas dapat menjadi kritis akibat ketiadaan sumber daya dan waktu tempuh perjalanan yang bisa saja berlangsung dengan sangat lama sekali. Tidak ada tempat untuk mendapatkan sumber daya yang benar-benar membantu di dalam level, berharaplah bahwa perjalanan tidak berlangsung terlalu lama.
Akses Masuk dan Keluar
Keluar dari Jembatan Mega Langit lalu terus bergerak hingga lanskap berubah menjadi level tujuan.



