Level 18-ID - "Vila Unila"
penilaian: +1+x


Info

Judul: Level 18-ID - Vila Unila
Penulis: lemmelemme
Tahun rilis: 2025

Funi number gone wasted lol

KESULITAN MENYINTAS:

Kelas 0

  • {$one}
  • {$two}
  • {$three}

Deskripsi

Cocoa_Island_%28Maldives%29-39.jpg

Vila Unila

Vila Unila merupakan deretan vila penginapan khas kawasan pesisir yang tidak diketahui ujungnya dan berdiri di tengah lautan tanpa batas. Deretan vila ini saling terhubung dengan sebuah jembatan kayu yang membentuk garis meliuk-liuk di atas kawasan dangkal berperairan jernih. Level selalu dalam keadaan siang hari dan tidak pernah terjadi fenomena cuaca sama sekali, kondisi terik ini biasanya cukup menganggu para Penyintas yang baru pertama kali menginjakkan kaki mereka di dalam level. Walau cukup jarang, pohon kelapa dapat ditemukan pada salah satu sisi jembatan dan terlihat seperti ditempel pada permukaan jembatan kayu. Hingga saat ini masih belum ditemukan adanya pohon kelapa yang telah berbuah maupun menggugurkan daunnya sehingga memberi kesan bahwa mereka itu bukan pohon kelapa sungguhan. Tidak hanya pohon ini saja, beberapa jenis semak, lumut, dan jamur juga dapat ditemukan seperti ditempel pada jembatan maupun pada tembok vila.

Bangunan vila menjadi fitur utama dari level ini, ukurannya cukup besar yang di mana seluruhnya terbuat dari kayu dan memiliki 4 ruangan utama; ruang tamu, ruang tidur, dapur, dan kamar mandi. Setiap vila dapat diakses dengan mudah dan selalu dalam keadaan siap huni, terdapat air tawar mengalir serta listrik sehingga cocok untuk ditinggali secara berkelanjutan. Setiap peralatan elektronik di dalam vila berkerja dengan baik seperti lemari pendingin, pendingin ruangan, radio, dan televisi. Namun, tidak adanya jaringan radio membuat radio dan televisi tidak akan menampilkan apapun ketika digunakan. Penyintas juga harus membawa suplai makanan mereka sendiri karena tidak ada sumber makanan dan objek yang dapat ditemukan. Setiap bangunan vila memiliki sebuah perahu yang terikat di bawah bangunan, perahu ini dapat menampung setidaknya 2 orang dan menggunakan 2 buah kayuh untuk bergerak. Perahu-perahu ini biasanya digunakan oleh para Penyintas untuk memancing hewan laut.

Level tidak memiliki entitas di dalamnya, tetapi biota laut dapat ditemukan dengan melimpah. Berbagai jenis ikan dan terumbu karang dapat ditemukan di kawasan yang lebih dalam serta kebanyakan dari mereka memiliki kemiripan dengan spesies yang berasal dari Bumi. Ikan-ikan ini diketahui telah menjadi sumber pangan bagi para Penyintas yang tinggal di dalam level ini. Deretan tambak garam sederhana juga telah dibangun di tepi jembatan sebagai sumber bumbu masakan serta bahan perniagaan utama dengan para Penyintas yang berasal dari luar level. Tidak sedikit Penyintas yang datang ke level ini hanya untuk menikmati suasananya yang menenangkan serta pemandangannya yang indah, sedangkan beberapa lagi sengaja datang untuk berniaga atau untuk mendapatkan tempat tinggal yang aman. Karena kondisi perairan yang cukup tenang, banyak Penyintas yang telah melakukan perjalanan ke tengah lautan hanya untuk mencari kawasan daratan atau fitur menarik, tetapi sayangnya informasi menyatakan bahwa para penjelajah itu telah kembali membawa cerita bahwa mereka hanya menemukan perairan tanpa batas saja.

Pangkalan, Pos dan Komunitas

Level ini telah menjadi rumah bagi para Penyintas yang memilih untuk tinggal secara permanen, mereka membangun bangunan-bangunan baru serta memodifikasi bangunan-bangunan yang sudah ada untuk membuat level menjadi lebih mendukung untuk ditinggali. Para Penyintas ini biasanya berprofesi sebagai nelayan dan cukup ramah kepada para pendatang, mereka juga terbuka untuk niaga terutama kegiatan barter material dengan hasil lautan. Telah didirikan sebuah bangunan yang difungsikan sebagai tempat pertukaran informasi di dekat akses masuk ke dalam level, para pengunjung level dapat melakukan pertukaran informasi maupun hanya sekedar menginap di bangunan ini. Para pengunjung wajib mengikuti aturan bawaan dari para penghuni level, pelanggaran biasanya akan diberikan sanksi maupun diusir dari dalam level.

Akses Masuk dan Keluar

Akses Masuk

  • Level ini dapat diakses dari kawasan laut Bahari yang di mana Penyintas harus menemukan sebuah bangunan vila lalu memasukinya.
  • Televisi pada toko Tayangan Nirwaras terkadang akan menampilkan gambar sebuah deretan vila di kawasan pesisir, menyentuh layar akan mengantarkan Penyintas ke level ini.
  • Menenggelamkan diri di sebuah Gubuk Tunggal yang berdiri di tengah lautan dangkal akan mengantarkan Penyintas ke level ini.
  • Terdapat sebuah bangunan vila di salah satu sisi Jalan Tikus, memasukinya akan membuat Penyintas tiba di salah satu vila kosong di level ini.
  • Kejadian noclip secara acak di gedung-gedung Badai Gedung dapat mengantarkan Penyintas ke level ini.

Akses Keluar

  • Terdapat sebuah kesempatan kecil untuk terdampar di kawasan laut Bahari ketika sedang berlayar, biasanya akan memiliki sebuah pertanda berupa lautan berubah menjadi berwarna hijau.
  • Jika televisi pada vila tiba-tiba menampilkan gambar dari sebuah level, menyentuh layar akan mengantarkan Penyintas ke level yang sedang ditampilkan.
  • Menyentuh lukisan bergambar ruangan hotel akan mengantarkan Penyintas ke Hotel Balihud.
  • Menemukan gubuk nelayan di tengah laut akan mengantarkan Penyintas ke sebuah Gubuk Tunggal dan wilayah perairan di sekitar akan berubah drastis menjadi lebih dangkal.


Unless otherwise stated, the content of this page is licensed under Creative Commons Attribution-ShareAlike 3.0 License