Info
Judul: Level 43-ID - "Gudang Kenangan"
Penulis: lemme
Tahun rilis: 2026
KESULITAN MENYINTAS:
Kelas 2
- {$one}
- Tidak Untuk Dihuni
- {$three}
Deskripsi
Gudang Kenangan
Gudang Kenangan merupakan sebuah gudang barang yang gelap serta menyerupai kompleks labirin yang sempit. Penampilan level pada dasarnya sangat sederhana jika tidak dipenuhi oleh barang-barang acak yang biasanya menutupi setiap sisi tembok, ia hanya berupa sekumpulan ruangan-ruangan kecil yang saling dihubungkan dengan lorong-lorong sempit saja. Rak-rak barang dan lemari dapat ditemukan bersandar pada tembok lengkap dengan barang-barang yang tersimpan padanya, terdapat variasi furnitur lain seperti meja serta kursi walau mereka juga akan tertutupi oleh barang-barang. Penyintas dapat menemukan saklar lampu pada tembok walau tidak semuanya berfungsi, tetapi jika beruntung, maka lampu-lampu neon di dalam ruangan akan menyala. Namun, lampu ruangan hanya mampu menyala dengan redup sehingga membawa alat penerangan sendiri sangatlah dianjurkan. Barang-barang yang ada di dalam level sangatlah beragam seperti benda elektronik, perkakas, pecah belah, barang bekas, kendaraan berukuran kecil, aksesoris, dan masih banyak lagi. Semua benda ini disusun dengan rapi dalam keadaan tertutupi kain maupun terekspos begitu saja, mereka juga akan tertutupi oleh lapisan debu dan jaring laba-laba sehingga memberi kesan bahwa gudang ini telah dilupakan oleh waktu.
Benda-benda usang yang sudah tidak relevan dengan zaman modern serta tumpukan kertas koran dalam banyak bahasa yang membahas beragam kejadian di masa lalu dapat ditemukan tersusun di banyak lokasi, tidak heran jika penyintas menyamakan level dengan sebuah gudang tua akibat kesan penyimpanan dari masa lalu sehingga berakhir menjadi julukan umumnya. Banyak testimoni penyintas yang menyatakan bahwa mereka, dengan cara yang tidak bisa jelaskan, bisa mengenali mayoritas benda-benda yang ada di dalam level. Testimoni-testimoni tersebut menyatakan bahwa mayoritas benda yang ada entah bagaimana terkait dengan masa lalu si penyintas, seperti berasal dari masa kecil maupun pernah si penyintas lihat di suatu tempat. Namun, penyintas sendiri tidak merasa yakin bahwa semua benda itu memang berasal dari masa lalunya atau tidak, karaguan ini muncul akibat terjadinya penggambaran yang kabur di dalam kenangan si penyintas. Semua perasaan familiaritas yang kabur ini memang terasa sangat ganjil dan dapat mengganggu jika terlalu dipikirkan, dianjurkan untuk mengabaikan semua perasaan itu dan fokus pada menemukan jalan keluar saja.
Penyintas harus mampu membangun tempat perlindungannya sendiri jika ingin beristirahat di dalam level, memanfaatkan benda-benda di sekitar untuk membangun tempat perlindungan ini dinilai tidak terlalu sulit karena ada banyak variasi tempat perlindungan yang bisa dibuat. Namun, kondisi level yang bersuhu panas dan tidak memiliki ventilasi udara yang baik akan mengancam kesehatan fisik penyintas jika berada terlalu lama di dalam level. Ancaman lain juga berasal dari keberadaan Penyeringai yang dapat ditemukan di beragam tempat entah itu di dalam lorong maupun dalam keadaan tersembunyi di balik benda-benda yang ada. Ancaman-ancaman ini setidaknya dinilai masih bisa diatasi asal si penyintas sudah memiliki persiapan yang matang.
Jika suatu kelompok penyintas memasuki level ini, setiap anggota kelompok akan saling terpisah dan tersebar di berbagai lokasi level yang berbeda. Selain itu, level akan terus muncul dalam tampilan dan tata ruang baru sehingga setiap kunjungan penyintas akan memiliki pengalaman yang berbeda, ini juga mengakibatkan segala hal yang tertinggal di dalam level akan hilang untuk selamanya dan pemetaan menjadi mustahil. Level secara aneh akan mengisolasi semua penyintas yang memasukinya, bahkan setiap anggota kelompok penyintas yang saling terpisah tidak akan bisa saling menghubungi/bertemu satu sama lain. Walau demikian, akses keluar dari dalam level ini telah dianggap tidak terlalu sulit untuk diraih asal penyintas memiliki kekuatan fisik yang memadai untuk menghadapi lingkungan level yang menantang dan dorongan untuk terus berusaha mencari jalan keluar.
Jalur Akses
Akses Masuk
Level dapat dimasuki dengan cara menemukan sebuah akses di dalam rubanah dari sebuah gedung tempat tinggal, akses ini biasanya berupa pintu kayu yang sudah usang dan terletak di pojokan rubanah. Level-level bertema pemukiman memiliki kemungkinan yang besar untuk menemukan rubanah pada salah satu gedungnya, tetapi akses menuju level ini tidak akan selalu ada pada setiap rubanah. Walau demikian, penyintas dapat menemukan akses ini dengan lebih pasti di salah satu rumah di Pesisir Kota, dan Megamendung, serta pada salah satu kamar di Pemukiman Padat Penduduk karena sudah ada banyak laporan tentang penemuan akses menuju level ini di dalam ketiga level tersebut.
Akses Keluar
Cari sebuah pintu berwarna putih karena hanya ini satu-satunya cara untuk keluar dari dalam level, tetapi pintu itu juga dapat mengarah ke sisi lain level atau menjadi akses ke kamar mandi. Penyintas hanya perlu terus bergerak untuk mencari pintu ini dan tetap bersabar jika menemukan pintu-pintu yang salah.



