Level 49-ID- "Lembutnya Malam"
penilaian: +2+x


Info

Judul: Level 49-ID - Lembutnya malam
Penulis: PhoenixOfHopePhoenixOfHope
Tahun rilis: 2025

I crave terror

KESULITAN MENYINTAS:

Kelas 0

  • Aman
  • Tidak Untuk Dihuni
  • Tanpa entitas
u4YUn58.jpeg

Lembutnya Malam

Deskripsi

Level ini merupakan sebuah kamar sederhana. Ruangan level ini terdiri dari sebuah ranjang dan satu sampai tiga pintu di sisi ruangan. Jika dimasuki, ada kemungkinan Penyintas menemui level lain, tetapi umumnya pintu di ruangan tersebut mengarah ke kamar lainnya dengan penataan furnitur dan hiasan yang sedikit berbeda. Penyintas bisa menemukan sebotol Air Almon di meja di samping ranjang. Ia entah kenapa terasa hangat. Yang menjadi kesamaan pada tiap kamar adalah baik ranjang maupun dindingnya berwarna putih pucat. Penerangan hanya berasal dari lampu redup di meja di samping ranjang. Jangan tidur di ranjangnya.

Tiap ruangan di dalamnya kedap suara; tidak ada suara dari ruangan lain yang dapat masuk, bahkan jika pintunya dibuka. Anda hanya dapat mendengar suara Anda sendiri. Seringnya pun Anda sendiri. Penyintas yang memiliki pengalaman masuk ke level ini tidak pernah tercatat memasukinya bersama lebih dari dua orang. Mungkin itu keinginannya.

Tapi Penyintas tidak selalu sendirian di dalam ruangan. Ada kemungkinan Penyintas menemui sesosok tubuh setengah terbenam di langit-langit ruangan. Mungkin dua. Penyintas hanya dapat melihat bagian belakangnya saja. Mereka tidak bisa Anda tarik keluar. Jangan coba-coba mendekati mereka demi kebaikan mentalmu. Percaya pada laporan ini.

Sangat disarankan untuk mencari akses ke level lain segera. Biasanya ini memakan waktu lama. Lebih lama dari yang Anda kira. Ada yang mengaku terjebak selama sebulan. Itu menjelaskan beberapa hal.

Dengar, level ini… ada yang tak bisa kujelaskan dari level ini. Setelah melalui ratusan kamar serupa, puluhan kali berpapasan dengan penghuninya, Anda akan mulai penasaran akan banyak hal. Hal pertama yang mungkin Anda lakukan adalah mencoba mendekati salah satu penghuni kamar, sekali lagi kutekankan JANGAN melakukan itu. Tiap langkah kedepannya hanya akan menghantuimu setelahnya.

Dan pada akhirnya, mungkin setelah kamar keseribu - ku dengar ada yang menghitungnya - Anda akan tergoda untuk mencoba tidur di ranjang level itu. JANGAN LAKUKAN ITU.

Jadi, biar ku berikan sebuah kisah sebagai penggantinya.

Sepasang Penyintas pernah terjebak di level ini dulu. Mereka sebenarnya baru melalui beberapa puluh kamar saja. Lalu salah satu di antara mereka berkata, "Aku kelelahan! Ayo istirahat di ranjang sementara!". Dan itu kata-kata terakhirnya sebelum dia terlelap. Hal yang terjadi setelahnya terjadi dalam sekejap mata; pasangannya kini tertempel di langit-langit, diam tak bergerak lagi. Seakan setengah noclip dan kini terjebak di atas sana.

Jelas sang pria panik akan hal tersebut. Dia segera mengecek pasangannya. Ranjang tersebut tidak boleh ditiduri, tetapi setidaknya Anda bisa berdiri di atasnya. Dengan itu dan dengan bantuan sebuah meja lagi, dia bisa mengeceknya. Denyut nadinya ada, dan itu memberinya harapan. Dia kemudian mengupayakan segala cara untuk melepaskannya dari sana.

Setelah berhari-hari, dia kelelahan. Dia terbaring di samping ranjang dan memandangi pasangannya dengan putus asa. Dia telah menyerah. Dia memutuskan untuk setidaknya mengecek pasangannya untuk terakhir kalinya. Dia mendekati langit-langit dan mengecek nadinya kembali sebelum pergi. Tetapi dalam kesunyian kamar itu, dia bisa mendengar suara samar dari pasangannya di balik langit-langit.

Aku tak akan membicarakan itu. Demi kebaikanmu, jangan coba untuk mencari tahu. Pria itu, dia berhasil keluar dari level ini dan menceritakan kisahnya. Semua Penyintas yang memasuki level ini setelahnya berhutang nyawa kepadanya. Sayangnya pria itu kini hilang tanpa jejak. Ada cerita lain yang mengatakan mereka menemukan sepasang penghuni di langit-langit level ini yang salah satunya mirip dengan pria itu. Jelas tidak ada yang bisa mengonfirmasi itu.

Aku sayangnya tidak bersama siapa-siapa. Aku sudah mendengar kisahnya dari beberapa Penyintas, tetapi ternyata level ini belum dibuat laporannya. Hal pertama yang kulakukan setelah keluar dari level terkutuk itu adalah mengetik ini. Mungkin siapa pun yang membaca tulisanku ini akan memperbaiki format penulisannya nanti.

Aku tidak yakin bisa dikontak untuk itu. Aku tak ingin memikirkannya kembali. Meskipun aku sudah keluar, aku masih bisa mendengar mereka.

Entitas

Tidak ada.

Pangkalan, Pos dan Komunitas

Tidak ada.

Akses Masuk dan Keluar

Akses Masuk

Anda dapat terjebak di Level ini jika berkelana sendirian atau berpasangan saja, jadi selalu bersama kelompok besar. Levelnya sendiri bisa ditemukan di mana saja. Anda bisa saja menembus dinding hanya untuk berakhir di kamarnya. Jika Anda beruntung, Anda bisa saja membuka sebuah pintu dan menyadari ruangan di dalamnya adalah level ini sebelum melangkah masuk.

Akses Keluar

Penyintas harus terus berusaha membuka pintu demi pintu, kamar demi kamar. Jangan pikirkan berapa lama Anda di sana. Terus maju dengan tujuan itu. Kamar tak pernah gelap, peluklah lampu di meja. Air almon selalu hangat di meja, ia akan selalu ada. Abaikan para penghuni kamar, berdoalah suatu hari mereka beristirahat dengan tenang. Terus berusaha! Merangkak tidak apa! Keluar dari sana!

Jangan pergi dengan lembut ke dalam malam yang kelam.



Unless otherwise stated, the content of this page is licensed under Creative Commons Attribution-ShareAlike 3.0 License