Gaya The Backrooms

Saya yakin Anda telah mengenali bahwa Backrooms adalah Backrooms justru karena konotasi dan gaya penyampaiannya yang unik, rasa nostalgia yang bercampur dengan keanehan itulah yang diberikan oleh Backrooms kepada Anda—Backrooms bukan hanya sekedar perluasan tak terbatas dari suatu ruangan, Anda harus membuatnya sedikit aneh atau tidak biasa, lalu Anda harus menambahkan sedikit bumbu nostalgia ke dalamnya, membuat pembaca Anda merasakan nostalgia tersebut, lalu kemudian si pembaca merasakan rasa déjà vu atau rasa kefamiliaran akan suatu hal, padahal pembaca belum pernah menginjakkan kaki di sini, maka Anda telah menangkap gaya menulis Backrooms.


Anda harus mempertimbangkan:

  • Agar dapat secara akurat menyampaikan perasaan yang disebutkan di atas, Anda harus membuat tulisan Anda Masuk Akal alias pembaca dapat dengan mudah memahami dan menangkap maksud dari tulisan.
  • Kemudian, pastikan karya Anda memiliki Rasa Tempat alias kefamiliaran terhadap suatu tempat yang disampaikan dengan tepat.
  • Anda perlu menambahkan rasa nostalgia pada karya Anda, seperti rumah-rumah tua, mainan masa kecil, gambar mesin dv yang kabur, dan kertas dinding yang sudah usang supaya pembaca bisa Merasakan Langsung/Nostalgia.
  • Karya Anda juga harus memberi kesan aneh, jangan membuat pembaca merasa Terlalu Nyaman dengan karya Anda.
  • Anda harus membuat tulisan Anda melampaui hukum-hukum fisik dari realitas biasa dan membuatnya terasa seperti produk Supranatural.
  • Tulislah sesuatu yang membuat karya Anda Unik.
  • Tidak semua karya harus menggambarkan hal-hal yang tidak ada habisnya, tetapi yang terpenting, tulislah karya yang Bermakna.
  • Sebaiknya gambarkan bagaimana kehidupan pos-pos dan komunitas dalam karya (jika ada), tetapi tetap memberikan rasa Kesendirian pada para pembaca.

Contoh:

Berikut adalah beberapa contoh baik yang memenuhi persyaratan yang saya sebutkan di atas.

  • Level 0—Karya klasik! Bisa dibilang merupakan ilustrasi terbaik dari Nostalgia.
  • Level 11—Karya ini menggambarkan sebuah kota di Backrooms, tetapi melakukan pekerjaan yang baik dalam mempertahankan Rasa Tempat dari sebuah kota.

Unless otherwise stated, the content of this page is licensed under Creative Commons Attribution-ShareAlike 3.0 License